Review Film Arrival 2016 pake bahasa Indonesia

Review Film Arrival 2016 pake bahasa Indonesia


Halo Bro!

Admin mau berbagi cerita mengenai film Arrival yang baru saja Admin tonton siang ini. Kalo kamu mengharapkan film ini seperti film Independence Day atau Star Wars, kamu bakalan kecewa abis, karena TIDAK ADA aksi laga di film berdurasi hampir 2 jam ini. Tapi kalo kamu suka dengan film-film seperti Contact, atau film Time Traveler’s Wife kamu bakalan suka banget.

Siap mau dengarkan cerita dari Admin?
Siap mau dikasih bocoran film nya dari awal sampai akhir ?
Siap REVOLUSI?

Garis besar cerita ini adalah mengenai datangnya benda aneh pesawat luar angkasa berbentuk mirip batu menhir yang gede banget. Pesawat ini dihuni oleh makhluk alien berkaki tujuh, selanjutnya kita sebut saja dengan makhluk heptapod raksasa. Datang, duduk dan diam di 12 lokasi tersebar di penjuru dunia. Bikin resah penduduk Dunia, Kira-kira apa sih maunya makhluk ini? Inilah yang menjadi misteri!

Louise adalah seorang ahli bahasa, dia ahli dalam mempelajari berbagai macam bahasa-bahasa di seluruh dunia. Elo mau ngobrol pake bahasa apapun, pasti di layani olehnya. Sampai-sampai, pemerintah Amerika mengutus kolonel Weber untuk berkunjung ke rumah Louise dan menawarkan pekerjaan, membantu menterjemahkan bahasa makhluk alien berkaki tujuh ini.

Kira-kira kalo pake bahasa betawi seperti ini dialognya:

Kolonel Weber: Neng Louise, denger-denger kamu jago bahasa ya? boleh dong bantu-bantu kita nih.
Sambil menyodorkan perangkat rekaman. Terdengar suara gemirisik dan nggak jelas…..

Neng Louise: Suara apa tuh Bang?

Kolonel Weber: Suara alien-lah, elo bisa nggak terjemahin?

Neng Louise: Wah…. ane perlu interaksi juga dong sama makhluk itu, agar bisa ngerti apa yang dia omongkan!

Kolonel Weber: Nggak ada deh! Nggak bisa. Ente cukup dengerin aja, masa sih nggak bisa? kemarin ente menterjemahkan bahasa Parsi, itu bisa kok?

Neng Louise: Ya bedalah bang…. itu kan ane sudah pernah ngerti bahasa Parsi sebelumnya, nggak perlu ketemu orangnya…. lah kalo ini, Ane nggak pernah ketemu Alien…. perlu belajar dulu!

Singkat kata, terbanglah Neng Louise ke Montana untuk bergabung dengan teman-teman lainnya yang akan mencoba berkomunikasi dengan Heptapod yang sangat pemalu ini. Neng Louise ditemani juga dengan ahli fisika teori bernama Ian.

Nah di sini, Neng Lousie merasakan keanehan-anehan, dia kerapkali terkenang (flash-back) / ingatan mengenai anak bayi perempuan lucu, gadis kecil sampai ingatan akan bahwa bayi ini dewasa akan terkena penyakit kanker mematikan. Neng Lousie, bingung, ini siapa ya? kayaknya saya belum punya bayi, menikah juga belum kepikiran kok… kok bisa muncul ingatan-ingatan ini?

Admin juga bingung, Admin kira… ini ingatan atau kenangan Lousie sebelum ikuta tugas ke Montana.

Mari kita sama sama bingung….

Sialnya lagi… ini makhluk Heptapod juga sama-sama membingungkan, di kasih tulisan-tulisan eh di balas dengan gambar-gambar lingkaran nggak jelas. Sepertinya mereka juga berusaha komunikasi dengan manusia.

Ian punya ide agar coba deh komunikasi pake bahasa Matematika. Kasih ketukan bilangan prima, fibonaci atau apalah. Matematika kan bahasa Universal kilah Ian. Tapi kolonel Weber nggak setuju, karena Ilmu Aljabar mereka mungkin beda dengan manusia.

Lah… bahasa manusia kan juga beda dengan bahas Alien, gimana sih pikirannya bang Weber? Kok malah di ajarin bahasa Inggris?

Akhirnya neng Louise sedikit demi sedikit bisa mengerti bahasa Heptapod. Alien Heptatpod ini tidak mengenal konsep waktu dalam penulisan bahasanya yang dalam bentuk lingkaran-lingkaran. Tidak ada masa lalu, sekarang atau masa depan di bahasa mereka. Satu kalimat dalam bahasa manusia, akan tergambar satu lingkaran penuh ke bahasa mereka. Jadi… kalau mau menulis beberapa kalimat, akan tergambar lingkaran-lingkaran.

Sampai saat ini, kenangan-kenangan terlintas di neng Lousie makin banyak dan makin detail. Tapi sampai saat ini, Neng Lousie juga nggak tahu, siapa sih anak perempuan ini?

Dalam salah satu kesempatan, Ian sempat menyeletuk. “Bila kau sedang larut dalam menggunakan bahasa asing, maka apakah itu akan mengubah CARA BERFIKIR mu.” Nah!!! jreng-jreng… inilah momen dimana tersentak di dalam pikiran neng Lousie….. jangan-jangan kenangan-kenangan itu adalah flash-forward BUKAN flash-back!! ah tiiiiidaaaaaak…..

Neng Lousie curiga bahwa dia mengalami flash-forward alias kenangan-kenangan yang akan terjadi di masa depan. Dan dia setapak-demi setapak melihat masa depannya sendiri, akibat larut dalam mempelajari bahasa Heptapod ini.

Sementara itu sudah lewat 27 hari di mana sejak kemunculan Alien, Aliansi manusa belum mampu mengetahui apa tujuan mereka ke bumi. Penjarahan di mana-mana, mirip kayak kejadian 12-13 mei 98 di Jakarta. Dow Jones turun 2,000 point dalam sehari. Sekte-sekte sesat bunuh diri masal. Orang-orang posting hoax di internet, mirip lah kayak pilpres di Indonesia dan di Amerika kemarin. Bikin rusuh….

Terlebih lagi ketika Louise menterjemahkan maksud Alien datang ini adalah untuk “Menawarkan Senjata” dan “Gunakan Senjata”……
Wah… makin kacaulah dunia! Akhirnya China memutuskan untuk cabut dari aliansi dan mengumumkan perang melawan Alien, di susul Rusia dan Sudan!

Sudan! kenapa Sudan? Kenapa nggak Iran ya? Admin bingung di sini nih!
Biasanya kan satu paket… ada China, Rusia dan Iran… kok di film ini malah Sudan yang ikut-ikutan? Kenapa nggak Angola ? 😀

Aliansi Manusa yang tadinya bersatu dan saling berbagi informasi mengenai kehadiran Alien di 12 lokasi ini malah tercerai berai, malah saling tertutup! China memutuskan hubungan komunikasi dan akhirnya seluruh dunia memutuskan komunikasi….. salin tertutup satu sama lain. Malah di China, penterjemaah bahasa Alien mereka di bunuh, alasannya takut ketahuan pihak lain.

Sebelum keadaan menjadi tambah genting, Louise dan Ian berinisiatif untuk datang lagi ke pesawat Alien untuk konfirmasi lagi, menanyakan apakah yang di maksud dengan “Offer Weapon” dan “Use Weapon”. Tindakan ini dilakukan diam-diam tanpa sepengetahuan bos mereka, Kolonel Weber.

Ternyata di sana sudah di sisipkan bom C4 tanpa mereka berdua sadar.

Sedang asyik berbincang-bincang antara Lousie dan makhluk Heptapod, bom keburu meledak….
Tapi jangan khawatir, jagoan kita, Neng Lousie dan abang Ian, baik-baik saja….

Sebelum meledak, sempat tertangkap gambar-gambar lingkaran yang jauh lebih banyak dalam bentuk besar dan kecil. Sepertinya mereka menulis pesan yang jauh lebih banyak dalam sekali kirim dibandingkan komunikasi selama ini yang hanya sebanyak 2 atau 3 lingkaran saja.

Pesawat berbentuk batu menhir ini pun terbang menjauh, kira-kira 800 meter dari permukaan tanah. Masing anteng juga, Admin kira mereka bakalan kabur setelah di bom C4 oleh manusia. Sementara pesawat lainnya di 11 lokasi lainnya juga sama… hanya terbang menjauh saja, tapi tetap nggak jauh-jauh perginya.

Entah kenapa, dari pesawat itu muncul batu menhir lainnya yang lebih kecil, sepertinya makhuk Heptapod ini memberikan kesempatan ini lagi kepada Neng Lousie untuk berkomunikasi dengan mereka. Kesempatan ini di manfaatkan oleh Neng Lousie sendiri untuk bertemu dengan mereka.

Nah di sini malah bikin bingung. Heptapod ngomong gini:
“Louise punya senjata”
“Gunakan Senjata”

Terpetik satu adegan, Louise menghadiri jamuan makan malam di PBB dan bertemu dengan Jenderal Zang dari China. Zang mengucapkan terima kasih karena 18 bulan yang lalu (oh ini ternyata flash-forward !) sempat menghubungi secara pribadi ke nomer telpon Jendral Zang. Neng Lousie berkilah, tapi kan saya nggak tau nomer kamu Jenderal Zang….. Nah sekarang kamu tau sambil memberikan nomer telpon pribadinya ke Louise.

TERNYATA…

TERNYATA…

Saat dalam keadaan genting ini, satu-satu cara untuk menghubungi Jenderal Zang adalah….. Louise mengandalkan kemampuan mengingat masa depan yang dipelajari ini untuk mencari tahu nomer kontak Jenderal Zang, dan dia berhasil mendapatkannya!

Dan Jenderal Zang ternyata juga mengerti apa yang di rasakan oleh Louise… oleh karena itu dia memberi tahu nomer telpon dan perkataan mendiang istrnya kepada Louise sebagai kode.

Akhirnya Jenderal Zang membatalkan serangan ke pesawat Alien….

Louise pun menggunakan kemampuan melihat masa depannya dan dia melihat dirinya sebagai ahli bahasa Heptapod di masa depan… Keahlian di masa depan ini yang pada saat ini dia belum miliki, dia gunakan untuk menterjemahkan pesan pesan makhluk HEPTAPOD kepada manusia, dan isi pesannya adalah……

Kasih tau nggak ya? 😀

Mendingan kamu tonton filmnya saja yah! hahahhahaha

Dijamin seru deh dan kamu bakalan terpengarah di 10 menit akhir film ini!

Pertanyaan buat kamu….
Kalau kamu mempunyai kemampuan untuk dapat melihat masa depan kamu,
Apakah kamu akan pasrah atau kamu akan mencoba mengubah masa depan kamu?

Facebook Comments

Leave a Reply

*